SMAN 7 Semarang, Loloskan Puluhan Siswa Jalur SNMPTN

Tingkat keberhasilan peserta didik SMA Negeri 7 Semarang dalam melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tergolong tinggi. Puluhan peserta didik tersebut berhasil masuk ke kampus negeri tanpa tes tertulis atau yang dulu dikenal sebagai jalur undangan. “Puji syukur ke hadapan Allah SWT, sebanyak 36 peserta didik sekolah kami masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) tanpa tes. Mereka mengukir prestasi di tengah suasana pandemi Covid-19,” tutur Kepala SMAN 7 Semarang, Soleh Amin, S.Pd., M.Pd.

Beliau yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Sri Wahyuni, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Suneki, merasa bangga. Sebab, pembelajaran di tengah pandemi tidaklah mudah serta penuh dengan tantangan. Kendati demikian hasil yang ditorehkan murid-murid membuktikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dijalankan berjalan sesuai harapan. “Selain pemberian materi untuk mendukung penguatan ilmu dan pengetahuan, siswa-siswi juga menerima pembelajaran karakter, iman, dan ketakwaan,” imbuh Soleh Amin, S.Pd., M.Pd., yang pernah menjabat sebagai Kepala SMAN 15 dan Wakil Kepala SMAN 3.

Setiap hari selama pandemi, pembelajaran yang dilaksanakan di SMAN 7 Semarang berdurasi empat jam. Hal itu, mencakup kewajiban siswa dalam mengikuti pola video konferensi dan pengerjaan tugas dari rumah. Pada saat video konferensi bahkan disisipi upaya penguatan karakter, moral, dan keimanan. Sebagai contohnya, siswa menyanyikan lagu kebangsaan dan mendengarkan nasihat kebajikan yang disampaikan oleh para guru. Selain itu siswa dilatih kejujuran dalam setiap kesempatan mengerjakan tugas secara daring.

Disebutkan bahwa peserta didik kelas XII yang diterima di jalur SNMPTN masuk di PTN ternama seperti Undip, Unnes, UNS, Unsoed, Unnesa, ISI Surakarta, UIN Walisongo Semarang, dan Polkesmar. Mereka juga telah dilepas oleh pihak sekolah melalui wisuda kelulusan secara virtual, baru-buru ini. Diharapkan setelah tamat SMA, para lulusan bisa terus mengukir prestasi untuk membawa harum nama sekolah.

Adapun Sri Wahyuni menambahkan, saat ini siswa yang ingin melanjutkan sekolah ke luar kota tidak terlalu banyak. Dikarenakan sebagian orang tua merasa khawatir melepas kepergian anak mereka jauh dari rumah, utamanya dalam situasi pandemi.

 

Penulis : Humas SMAN 7 Semarang

Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang