SMA SINT LOUIS SEMARANG IN HARMONY 2022

Hari Sumpah Pemuda diperingati SMA Sint Louis Semarang dengan kegiatan Sint Louis in Harmony. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 28 Oktober 2022, tepatnya di halaman Yayasan PAK, sebuah yayasan yang menaungi unit kesehatan, tour, rumah retret dan unit-unit Pendidikan. SMA Sint Louis ada di dalamnya. Kegiatan diselenggarkan oleh gabungan pengurus OSIS, MPK, kiprah dan organ lainnya. Acara benar-benar berkonsep, tampak dari alur dan tampilan dengan mengusung beragam tampilan budaya Indonesia. Yang tidak kalah menarik antusiasme warga sekolah adalah banyaknya voucher untuk belanja atau mengunjungi di stand bazar yang disiapkan. Pemberian voucher juga dimanfaatkan untuk menggali makna Sumpah Pemuda oleh Ibu pimpinan pelaksana harian Yayasan PAK, Ibu Veronica di sela-sela sambutannya. Sehingga pembelajaran pun terjadi di sini.Kita mengenalnya sebagai outdoor learning.

Tepat pukul 10.00 WIB acara dibuka, disusul tampilan tari nusantara, tari papua, talent SMA Sint Louis dan di akhir acara ditutup oleh Archipelago Band.  Sejak tari nusantara ditampilkan, para penonton diajak berkeliling fantasi dari Sabang sampai Merauke. Para siswa antusias menyaksikan bahkan ikut ambil bagian ketika ada sesi tampilan yang menuntut keterlibatan para siswa. Genbi Band dari SMP Yoannes XXIII dan kelompok Band talent SMA Sint Louis punya magnet tersendiri dalam mengajak para penonton untuk hanyut ikut bernyanyi. Archipelago band menjadi sajian band penutup kegiatan. Ramuan etnik dikemas apik yang merupakan kolaborasi alumni dan siswa aktif SMA Sint Louis besutan Coach Mike, Alridho dan lain-lain. Archipelago sendiri merupakan band sekolah yang dirintis saat Alridho, Mike, Ruly, Doni, Tri Susilo, Karel dan Luky saat masih di bangku SMA Sint Louis Semarang. Archipelago pernah mendapat juara 1 lomba band tingkat Jawa Tengah saat itu. Tentu saja ada perjuangan dalam mewujudkannya. Saat ini para alumni kembali ke sekolah berkolaborasi dengan para siswa berbagi roh perjuangan itu. Momen Peringatan Sumpah Pemuda adalah saat yang tepat untuk membagikannya. Apalagi lagu-lagu yang dibawakan adalah lagu-lagu daerah contohnya yamko rambe yamko, jaranan, gundul-gundul pacul dan symphony Indonesia yang merupakan medley lagu daerah.

Sint Louis in Harmony yang menjadi judul kegiatan memang didesain dengan mensinergikan seluruh warga sekolah. Para siswa, guru, orang tua dan yayasan banyak terlibat dalam kegiatan ini. Tidak kalah berperan banyak adalah para alumni. Tidak hanya dukungan dana, alumni juga terlibat dalam menggarap acara. “Sebuah sinergi yang mutualisme,” kata Indra Mandagi selaku ketua panitia. Ditambahkan oleh Bapak Priya Sulistya selaku kepala sekolah bahwa SMA Sint Louis Semarang merupakan Sekolah Multicultural, slogan yang terus dihidupi di sekolah. Moment Sumpah Pemuda merupakan saat yang tepat untuk menggugah kembali rasa kebangsaan. Belajar bertoleransi mulai dari lingkungan sekolah, masyarakat dan secara luas dalam hidup berbangsa dan bernegara. Bahwa “SMA Sint Louis adalah laboratorium kehidupan bermasyarakat,” tuturnya. Disampaikan pula bahwa kegiatan Sint Louis in Harmony juga merupakan puncak project Penguatan Profil pelajar Pancasila tema Bhineka Tunggal Ika. Maka di sesi ini ada flash mob Senam Pelajar Pancasila dan pengukuhan organ sekolah.

 

Penulis : Humas SMA Sint Louis Semarang

Editor  : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang