Siswa-siswi SMAN 1 Bringin Menulis Surat Pernyataan Tidak Terlibat Perkelahian, Bullying dan Balap Liar di Kabupaten Semarang

Dengan tekad kuat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai, 870 siswa-siswi SMAN 1 Bringin berkumpul di kelas masing-masing untuk menandatangani surat pernyataan yang menegaskan komitmennya untuk tidak terlibat dalam perkelahian, bullying dan balap liar di Kabupaten Semarang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Waka Kesiswaan bersama Tim Kesiswaan sekolah, serta dengan dukungan Polsek Kecamatan Bringin. Penulisan surat pernyataan tersebut dilaksanakan di ruang kelas masing-masing pada Selasa, 17 Oktober 2023, mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB. Seluruh siswa-siswi SMAN 1 Bringin dengan penuh kesadaran menyatakan komitmen mereka untuk menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah Kabupaten Semarang.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bringin, Ibu Tri Yuniarti Retno Kristyaningsih, S.Pd., mengungkapkan harapannya terhadap inisiatif ini. Ibu Tri Yuniarti Retno Kristyaningsih, S.Pd. berharap bahwa melalui penulisan surat pernyataan, seluruh siswa-siswi SMAN 1 Bringin berjanji untuk tidak terlibat dalam tindakan perkelahian, bullying dan balap liar, terutama di wilayah Kabupaten Semarang. Ini adalah langkah pertama yang penting dalam membentuk generasi muda bertanggung jawab dan peduli terhadap keamanan masyarakat. Siswa-siswi SMAN 1 Bringin dengan sungguh-sungguh menuliskan surat pernyataan ini tanpa tekanan, menunjukkan komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Mereka berjanji untuk tidak terlibat langsung dalam tindakan perkelahian, bullying dan balap liar yang merugikan diri mereka sendiri dan orang lain.

Kegiatan ini disaksikan oleh para Wali Kelas, yang juga turut mendukung langkah-langkah positif tersebut. Setelah penandatanganan, kertas surat pernyataan kemudian discan dan dikumpulkan melalui link Google Drive yang telah disiapkan oleh Tim Kesiswaan SMAN 1 Bringin. Inisiatif ini adalah bukti nyata dari komitmen sekolah dan siswa-siswi SMAN 1 Bringin menciptakan lingkungan belajar yang aman, mendidik siswa tentang pentingnya sikap hormat, kesopanan, dan tanggung jawab sosial. Diharapkan bahwa tindakan seperti ini akan memberi kontribusi positif dalam mempromosikan perdamaian dan keharmonisan di Kabupaten Semarang.

 

Penulis: Meilita Nindyasari, S.Pd., Guru SMAN 1 Bringin

Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang