Peringatan Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW Tahun 1444 H di SMK Bina Nusantara Semarang

 

Selasa 21 Februari 2023, SMK Bina Nusantara Semarang menyelenggarakan kegiatan keagamaan Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW di Aula sekolah. Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan dan sambutan dari ketua yayasan  Bina Nusantara yang diwakili oleh bapak H. Sugiyarto, S.Kom., M.M.  Dalam kegiatan ini pihak yayasan mengapresiasi  kegiatan peringatan yang dikemas secara sederhana  dan bermakna dengan tujuan dapat memperkuat karakter religius peserta didik SMK Bina Nusantara Semarang. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari kepala SMK Bina Nusantara Semarang yaitu Bapak Ari Dwi Handoko, S.Pd. Saya sangat senang dan mengacungkan jempol kepada panitia dan anggota rohis yang telah menyiapkan acara tersebut sehingga berjalan dengan lancar”, tutur bapak Ari.

Dalam peringatan Isro Mi’roj ini menghadirkan Syeikh Mahmoud Abdellal yang berasal dari Palestina. Beliau memiliki segudang prestasi seperti menjadi juara 1 lomba QoriInternasional. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa siswi dan bapak ibu guru SMK Bina Nusantara Semarang.

Syeikh Mahmoud Abdellal mengisahkan bahwa Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting dalam ajaran Islam. Pada peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dinaikkan ke langit ketujuh dalam waktu semalam dengan mengendarai buroq (sejenis hewan yang berwarna putih yang memilikisayap di kedua pahanya).

Peristiwa dahsyat itu terjadi pada 27 Rajab di tahun kedelapan kenabian nabi Muhammad SAW. Ada banyak hikmah yang dapat kita ambil dari peristiwa Isra Miraj Rasulullah. Salah satunya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta diwajibkannya shalat lima waktu bagi kaum muslim. Isra Miraj merupakan bukti kekuasaan dan kebesaran Allah bahwa segala sesuatu tidak ada yang tidak mustahil bagi Allah SWT.

Setelah peristiwa itu terjadi banyak diantara orang-orang sekitar Rasulullah tidak mempercayai kejadian tersebut, khusunya kaum kafir  Quraisy. Mereka berpendapat bahwa yang dikatakan oleh Rasulullah adalah hal yang mustahil. Namun, sahabat-sahabat Rasulullah tetap yakin dan percaya bahwa peristiwa yang dialami oleh rasulullah adalah nyata adanya dan sebagai kaum muslimin harus melakukan apa yang diperintahkan Allah SWT melalui peristiwa IsroMi’roj Nabi Muhammad SAW.

Oleh karena itu, pihak sekolah berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan rasa cinta dan kecintaan siswa terhadap Islam dan Rasulullah SAW serta membentuk karakter religius. Selain itu harapannya semoga peserta didik lebih memahami dan mendalami agama yang dianutnya yakni agama Islam.

Penulis: Soimatun, S.Pd.,  Guru SMK Bina Nusantara.

Editor: Annisa Erwindani, S.Pd., Guru SMA Islam Hidayatullah.