Penerapan Video Tutorial Dalam Pembelajaran Praktik di Era Merdeka Belajar

Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara mendefinisikan mendidik dan mengajar sebagai proses memanusiakan manusia, sehingga harus memerdekakan manusia dari berbagai perspektif baik secara fisik, mental, jasmani, dan rohani. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka yang diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama tahun 2022-2024.

Berdasarkan pendapat sudjana (2005), pembelajaran praktik sebagai pembelajaran yang digunakan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan Siswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata, pekerjaan, atau tugas yang sebenarnya. Penegasan dari pendapat tersebut bahwa metode praktik adalah metode pembelajaran untuk melatih dengan tujuan meningkatkan kemampuan dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapatkan dalam berbagai teori.

Vidio tutorial sendiri terdiri dari kata video dan tutorial, jika di terjemahkan video berarti bagian yang memancarkan gambar atau rekaman gambar hidup yang dapat ditayangkan melalui pesawat televisi. Sedangkan tutorial berarti pembimbingan kelas oleh seorang pengajar atau pengajar tambahan melaui tutor. Jadi video tutorial dapat disimpulkan sebagai video yang dibuat dalam upaya melakukan bimbingan pembelajaran kepada Siswa atau sekolompok Siswa.

Upaya untuk meningkatkan kualitas belajar Siswa yaitu dengan cara mengkombinasikan beberapa unsur yaitu pengetahuan, keterampilan, dan kreatifitas kedalam bentuk video tutorial sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus kepada Guru di kelas saja melainkan dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang menarik dan mandiri. Salah satu bentuk itu dapat diterapkan pada video tutorial.

Kemandirian belajar dapat berhasil, dapat dilihat apabila Siswa sudah tidak mengantungkan sepenuhnya kepada Guru. Siswa yang sudah mandiri cenderung akan mencari sendiri informasi yang berkaitan dengan pelajaran yang sedang dikerjakannya, sedangkan waktu belajar di kelas sangat terbatas. Video tutorial tersebut tidak terbatas artinya dapat diakses kapanpun dan dapat melalui gadget tipe apapun. Sebagai contoh video tutorial yang dibuat oleh salah satu Siswa teknik pengelasan yang menjelaskan bagaimana cara mengelas yang baik dan benar, maka dari contoh video tutorial inilah kemudian yang membuat pembelajaran lebih menarik dan belajar mandiri tercipta. Selain dapat belajar sekaligus dapat menjadi tutor bagi teman-teman kelas khususnya dan sekaligus menjadi tutor bagi masyarakat luas umumnya. Video tutorial ini dapat dilihat pada halaman https://youtu.be/dsVwz6ax3Gw

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Agung Nuril Hijas, S.Pd., Guru Produktif TP

Editor: Tim Humas